Papua – Wakapolda Papua Brigjen Pol. Muhajir, S.I.K., M.H., menghadiri Closing Ceremony Festival Kopi Papua ke-9 Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Kantor Gubernur Papua, Kota Jayapura, Minggu (09/08) malam.
Kegiatan turut dihadiri Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua Warsono, S.E., M.Ec.Dev., Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Papua Suzana Wanggai, S.Pd., MSocSc., Kapok Sahli Kodaeral X Kolonel Mar Witarsa, S.Kom., M.M., Dansatrol Kodaeral X Kolonel Laut (P) Bambang Abdullah Basuki Rahmad, Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol. Fredrickus Williamson Agusthinus Maclarimboen, S.I.K., M.H., CPHR., serta sejumlah pejabat dari unsur TNI, pemerintah daerah, instansi vertikal, perbankan, dan lembaga terkait.
Dalam sambutannya, Kepala Perwakilan BI provinsi Papua Warsono, S.E., M.Ec.Dev menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Festival Kopi Papua yang dinilai bukan hanya menjadi ajang pameran, tetapi juga menjadi wadah untuk memperkenalkan potensi kopi Papua sekaligus mempertemukan petani, pelaku usaha, perbankan, dan berbagai pemangku kepentingan.
Kopi Papua dinilai memiliki cita rasa, aroma, dan kualitas yang menjadi kekuatan tersendiri untuk dikembangkan sehingga mampu menembus pasar nasional maupun internasional.
BNI juga menyatakan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan sektor kopi Papua melalui akses pembiayaan, pelatihan, serta layanan perbankan yang dapat membantu pelaku usaha dan petani dalam mengembangkan serta memasarkan produk kopi Papua.
“Festival ini bukan sekadar ajang pameran, melainkan bukti nyata kekayaan alam dan kerja keras putra-putri Papua. Kami akan terus memberikan dukungan melalui pembiayaan, pelatihan, serta layanan perbankan yang memudahkan pemasaran produk kopi Papua hingga ke pasar nasional maupun internasional,” ujarnya.
Sementara itu, Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Papua, Suzana Wanggai, S.Pd., MSocSc., yang hadir mewakili Gubernur Papua, menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, petani, pelaku usaha, mitra, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan Festival Kopi Papua ke-9.
Menurutnya, festival tersebut menjadi momentum penting untuk memperkenalkan sekaligus memperkuat potensi komoditas kopi Papua sebagai salah satu kekayaan daerah yang memiliki nilai ekonomi dan daya saing.
“Festival ini bukan sekadar ajang pameran dan pertemuan semata. Ini adalah bukti nyata kekayaan alam tanah Papua, serta bukti ketekunan dan kerja keras para petani kita. Potensi ini adalah anugerah Tuhan yang harus kita jaga, kita kembangkan, dan kita jadikan jalan untuk meningkatkan kesejahteraan seluruh masyarakat Papua,” ujarnya.
Pemerintah Provinsi Papua, lanjutnya, berkomitmen mendukung pengembangan komoditas kopi melalui berbagai program yang diarahkan pada peningkatan kualitas hasil panen, perluasan akses pemasaran, serta penguatan kapasitas dan kemandirian para petani.
“Semoga setelah berakhirnya festival ini, hubungan kerja sama yang terjalin semakin kuat, dan nama kopi Papua semakin harum di kancah nasional maupun internasional,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda Papua Brigjen Pol. Muhajir menyampaikan bahwa Polri mendukung berbagai kegiatan positif yang dapat membuka peluang ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, Festival Kopi Papua menjadi salah satu wadah yang mempertemukan berbagai unsur untuk bersama-sama mendorong pengembangan potensi lokal dan produk unggulan Papua.
“Polri mendukung setiap kegiatan positif yang memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan potensi ekonomi daerah. Festival Kopi Papua ini menjadi momentum untuk memperkenalkan produk unggulan Papua sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujar Wakapolda Papua.
Ia menambahkan bahwa pengembangan potensi ekonomi daerah membutuhkan sinergi seluruh pihak, mulai dari pemerintah, aparat keamanan, dunia usaha, perbankan, pelaku UMKM, petani, hingga masyarakat.
“Sinergitas menjadi kunci dalam menciptakan iklim yang aman dan kondusif bagi masyarakat untuk berusaha. Polri akan terus mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban sehingga kegiatan ekonomi, perdagangan, pariwisata, maupun aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan baik,” jelasnya.
Wakapolda juga menegaskan bahwa situasi keamanan yang kondusif merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Karena itu, Polda Papua akan terus memperkuat koordinasi dan sinergi dengan pemerintah daerah serta seluruh pemangku kepentingan.
Melalui kehadiran Wakapolda Papua dalam kegiatan tersebut, Polda Papua menegaskan komitmennya untuk terus mendukung berbagai kegiatan masyarakat yang mendorong pengembangan potensi daerah, pemberdayaan UMKM, penguatan ekonomi lokal, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di Tanah Papua.(rd)