Papua – Polda Papua menggelar apel hari ke-13 Operasi Ketupat Cartenz 2026 yang dirangkaikan dengan kegiatan pengamanan (PAM) Unit Kecil Lengkap (UKL) 1, bertempat di Lapangan Command Center Polda Papua, Rabu (25/03/2026).
Apel dipimpin oleh Kanit Gar Ditlantas Polda Papua, AKP Lamasi, S.I.P., dan diikuti oleh seluruh personel yang terlibat dalam Ops Ketupat Cartenz 2026.
Dalam arahannya, AKP Lamasi menyampaikan apresiasi atas dedikasi, kerja keras, dan pengorbanan seluruh personel selama pelaksanaan Operasi Ketupat Cartenz 2026 hingga memasuki hari ke-13.
Ia menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari kerja sama yang solid serta komitmen tinggi setiap anggota di lapangan.
“Melalui kerja sama dan komitmen yang kuat, kita telah menunjukkan bahwa UKL 1 hari ke-13 merupakan tim yang profesional, solid, dan dapat dipercaya,” katanya.
Lebih lanjut, ia juga memberikan kesempatan kepada personel untuk beristirahat setelah menjalankan rangkaian tugas operasi. Waktu istirahat tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk memulihkan kondisi fisik sekaligus mempererat kebersamaan dengan keluarga.
“Silakan rekan-rekan memanfaatkan waktu untuk beristirahat bersama keluarga, sehingga dapat kembali dengan energi baru dalam pelaksanaan tugas selanjutnya,” pungkasnya.
Pada kesempatan tersebut, Polda Papua juga menyampaikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban selama masa Operasi Ketupat Cartenz 2026, khususnya menjelang dan pasca perayaan Idulfitri.
Masyarakat diimbau untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas, mengutamakan keselamatan dalam berkendara, serta memastikan keamanan rumah saat ditinggalkan. Selain itu, warga juga diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan kamtibmas serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan.
Polda Papua berharap seluruh personel tetap menjaga kesiapsiagaan, disiplin, serta profesionalisme guna mendukung kelancaran dan keamanan pelaksanaan Operasi Ketupat Cartenz 2026 di wilayah Papua.(rd)


































