Papua – Dalam upaya meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba, Polres Boven Digoel melalui Satuan Reserse Narkoba melaksanakan kegiatan sosialisasi dampak dan penanggulangan narkoba kepada peserta Perkemahan Jumat, Sabtu, dan Minggu (Perjusami) Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) Gelombang IV Tahun 2026, bertempat di Aula Kodim 1711/BVD, Sabtu (16/05).
Kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan permohonan dukungan personel dalam rangka pelaksanaan kegiatan Perjusami KKRI.
Dalam pelaksanaannya, Sat Resnarkoba Polres Boven Digoel menghadirkan KBO Sat Resnarkoba IPDA Fernando Sabru bersama BRIPKA Jaka Andri Irawan sebagai narasumber. Sosialisasi diikuti sekitar 60 peserta Perjusami KKRI Gelombang IV Tahun 2026.
Kegiatan diawali dengan pembukaan dan perkenalan personel Sat Resnarkoba kepada seluruh peserta. Selanjutnya, narasumber memberikan pemaparan mengenai dampak buruk penyalahgunaan narkoba, jenis-jenis narkotika, hingga langkah-langkah pencegahan dan penanggulangan penyalahgunaan narkoba di lingkungan masyarakat maupun kalangan generasi muda.
Dalam penyampaiannya, IPDA Fernando Sabru mengajak para peserta untuk menjauhi narkoba serta berperan aktif menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing.
“Generasi muda merupakan aset bangsa yang harus dijaga dari pengaruh buruk narkoba. Melalui kegiatan ini kami berharap para peserta dapat memahami bahaya narkoba serta mampu menjadi pelopor dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas dari penyalahgunaan narkotika,” ujar IPDA Fernando Sabru.
Kegiatan edukasi tersebut mendapat apresiasi dari peserta maupun pihak penyelenggara. Melalui kegiatan ini, Polres Boven Digoel menegaskan komitmennya untuk terus melaksanakan upaya preventif dan edukatif guna mencegah penyalahgunaan narkoba di wilayah hukum Polres Boven Digoel.(FR)


































