Papua – Polda Papua melalui Panitia Daerah (Panda) Penerimaan Terpadu Anggota Polri Tahun Anggaran 2026 menggelar Pemeriksaan Administrasi Akhir (Rikmin Akhir) bagi calon Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026. Kegiatan berlangsung di Aula Rastra Samara Mapolda Papua, Kota Jayapura, Rabu (17/06/2026).
Rikmin Akhir merupakan salah satu tahapan penting dalam proses seleksi penerimaan Taruna/Taruni Akpol guna memastikan seluruh peserta memenuhi persyaratan administrasi yang telah ditetapkan.
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kabid Keu Polda Papua selaku Ketua Tim Rikmin Akhir, Kombes Pol Irawan Banuaji, S.I.K., M.Si., serta turut diawasi oleh personel Itwasda dan Bidpropam Polda Papua sebagai pengawas internal, serta Ombudsman RI Perwakilan Papua sebagai pengawas eksternal.
Sebanyak 10 peserta mengikuti tahapan Rikmin Akhir yang terdiri dari 8 peserta pria dan 2 peserta wanita. Seluruh peserta hadir dan mengikuti proses pemeriksaan secara lengkap.
Tahapan pemeriksaan meliputi verifikasi identitas diri, pemeriksaan dokumen kependudukan, dokumen pendidikan, Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), pas foto, surat pernyataan, hingga validasi data peserta pada sistem penerimaan terpadu Polri. Seluruh proses dilaksanakan secara terbuka dan sesuai dengan prosedur yang berlaku.
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., mengatakan bahwa pelaksanaan Rikmin Akhir merupakan bentuk komitmen Polda Papua dalam mewujudkan proses seleksi yang bersih, transparan, dan akuntabel.
“Pemeriksaan Administrasi Akhir dilaksanakan secara teliti dan objektif untuk memastikan seluruh peserta memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan. Setiap tahapan dilakukan secara terbuka dengan melibatkan pengawasan internal maupun eksternal sehingga integritas proses seleksi tetap terjaga,” ucap Kabid Humas.
Lebih lanjut, Kabid Humas menegaskan bahwa penerimaan Taruna dan Taruni Akpol Tahun Anggaran 2026 di Panda Papua mengedepankan prinsip BETAH, yaitu Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis.
“Kami berkomitmen memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh peserta untuk bersaing secara sehat berdasarkan kemampuan dan kompetensi masing-masing. Tidak ada ruang bagi praktik percaloan maupun pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu,” tegasnya.
Kombes Pol Cahyo juga mengimbau kepada para peserta dan orang tua untuk tetap percaya pada kemampuan diri sendiri serta mengikuti seluruh tahapan seleksi dengan sungguh-sungguh.
“Kami berharap seluruh peserta dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya. Percayalah pada proses dan kemampuan diri sendiri karena keberhasilan dalam seleksi ditentukan oleh hasil yang dicapai peserta pada setiap tahapan yang dilaksanakan secara profesional,” pungkasnya.
Melalui pelaksanaan tahapan ini, Polda Papua kembali menegaskan komitmennya untuk menghasilkan calon-calon perwira Polri yang berkualitas, berintegritas, dan siap mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara.(red)
Leave a comment