Papua – Menjelang momentum aksi yang direncanakan pada 15 Agustus serta peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026, tokoh agama di Tanah Papua Pdt. Yones Wenda mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap aman, damai, dan kondusif.
Pdt. Yones Wenda menyampaikan imbauan tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap keamanan masyarakat Papua. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh pihak maupun informasi yang dapat mendorong masyarakat melakukan tindakan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
“Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat Papua, terkait dengan rencana aksi pada 15 Agustus dan momentum 17 Agustus, mari kita jaga bersama supaya Papua ini tetap aman dan terkendali,” ujar Pdt. Yones Wenda.
Ia menekankan bahwa masyarakat perlu mengutamakan keselamatan dan menjaga situasi lingkungan agar aktivitas sehari-hari tetap dapat berjalan dengan baik. Menurutnya, setiap persoalan hendaknya disikapi secara bijaksana tanpa melakukan tindakan yang dapat merugikan masyarakat.
“Masyarakat jangan terprovokasi oleh siapa pun untuk melakukan aksi-aksi yang tidak benar dan pada akhirnya mengorbankan masyarakat. Mari kita jaga bersama agar Papua tetap aman dan terkendali,” katanya.
Pdt. Yones Wenda juga mengingatkan bahwa momentum 17 Agustus merupakan hari penting bagi seluruh masyarakat Indonesia. Karena itu, masyarakat Papua diharapkan dapat menyambut peringatan tersebut dengan menjaga kedamaian serta menciptakan suasana yang aman bagi seluruh warga.
Ia mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk tetap waspada dan tidak mudah terpengaruh oleh ajakan atau informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
“Beberapa hari lagi kita memasuki 17 Agustus. Untuk itu, mari kita sama-sama menjaga diri dan tetap waspada agar seluruh masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan baik,” tuturnya.
Sebagai tokoh agama, Pdt. Yones Wenda berharap seluruh masyarakat Papua dapat mengedepankan nilai-nilai kedamaian, persaudaraan, dan saling menghormati. Menurutnya, keamanan dan kedamaian di Tanah Papua merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat.
Ia juga mengajak seluruh pihak untuk tidak menjadikan perbedaan pandangan sebagai alasan untuk melakukan tindakan yang dapat menimbulkan keresahan maupun konflik di tengah masyarakat.
“Mari kita jaga diri, saling menjaga, dan bersama-sama menciptakan Papua yang aman dan kondusif sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan baik,” pungkasnya.
Imbauan tersebut diharapkan dapat menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat Papua agar tetap mengedepankan ketenangan, menjaga persatuan, serta bersama-sama menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif menjelang 15 Agustus dan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.(WD)