Home Daerah Polda Papua Dorong Festival Danau Sentani Jadi Ruang Pelestarian Budaya dan Kebersamaan
Daerah

Polda Papua Dorong Festival Danau Sentani Jadi Ruang Pelestarian Budaya dan Kebersamaan

Share
Share

Papua – Polda Papua menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelaksanaan Pra Festival Danau Sentani (FDS) XV Tahun 2026 yang berlangsung di Pantai Khalkote, Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Selasa (25/8/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Budayaku adalah Hidupku” tersebut dibuka oleh Gubernur Papua Komjen Pol. (Purn.) Mathius D. Fakhiri, S.I.K., S.H., M.H., dan dihadiri jajaran Forkopimda Provinsi Papua dan Kabupaten Jayapura, termasuk Dir Binmas Polda Papua Kombes Pol. Erick K. Sully, S.I.K., Danrem 172/PWY Brigjen TNI Robby Suryadi, S.Sos., Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P. Helan, S.I.K., M.H., M.Tr.Mil., serta para tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, pelaku UMKM dan masyarakat Kabupaten Jayapura.

Kehadiran Polda Papua dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan Polri terhadap pelestarian budaya sekaligus upaya memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Ketua Panitia sekaligus Asisten I Bidang Pemerintahan Umum Setda Kabupaten Jayapura, Gilbert R. Yakwart, S.STP., M.KP., menyampaikan bahwa Pra FDS XV berlangsung pada 25–29 Agustus 2026, sedangkan puncak Festival Danau Sentani dijadwalkan pada 3–5 September 2026.

Festival tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk memperkenalkan berbagai potensi daerah, mulai dari seni dan budaya, kerajinan tangan, kuliner hingga produk UMKM. Kegiatan ini sekaligus diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat.

Ketua Dewan Adat Sentani (DAS), Orgenes Kaway, dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga adat dan budaya sebagai identitas masyarakat Papua. Ia juga mengajak seluruh pihak untuk menghormati tatanan adat dalam setiap pelaksanaan kegiatan budaya.

Bupati Jayapura Dr. Yunus Wonda, S.H., M.H., menyampaikan bahwa Festival Danau Sentani bukan sekadar agenda tahunan, tetapi menjadi ruang untuk memperkuat identitas budaya, mempererat persaudaraan dan membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.

Sementara itu, Gubernur Papua Komjen Pol. (Purn.) Mathius D. Fakhiri, S.I.K., S.H., M.H., memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Jayapura, panitia, tokoh adat, seniman, budayawan, pelaku UMKM, dunia usaha dan masyarakat yang telah mendukung pelaksanaan Pra FDS XV.

Gubernur Papua menegaskan bahwa budaya merupakan identitas dan jati diri yang harus terus hidup, berkembang serta diwariskan kepada generasi berikutnya. Keberagaman budaya Papua, menurutnya, harus menjadi kekuatan untuk mempererat persaudaraan dan menciptakan kehidupan sosial yang harmonis.

Dir Binmas Polda Papua Kombes Pol. Erick K. Sully, S.I.K., mengatakan bahwa Polri mendukung penuh kegiatan Festival Danau Sentani sebagai ruang positif bagi masyarakat untuk memperkuat kebersamaan, menjaga budaya dan membangun komunikasi antarelemen masyarakat.

“Polri mendukung kegiatan seperti Festival Danau Sentani karena selain menjadi ruang pelestarian budaya, kegiatan ini juga mempertemukan berbagai elemen masyarakat dalam suasana yang penuh kebersamaan. Hal ini menjadi bagian penting dalam menjaga persatuan dan menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif,” ujarnya.

Ia menambahkan, kehadiran Polri dalam kegiatan masyarakat bukan hanya berkaitan dengan aspek pengamanan, tetapi juga membangun kedekatan dan komunikasi dengan masyarakat.

“Keamanan merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengajak seluruh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, pemuda dan seluruh peserta festival untuk bersama-sama menjaga ketertiban, menghormati nilai-nilai adat serta menciptakan suasana yang aman dan nyaman selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung,” kata Kombes Pol. Erick.

Polda Papua juga mendorong keterlibatan generasi muda dalam berbagai kegiatan budaya. Hal tersebut dinilai penting untuk menumbuhkan rasa bangga terhadap identitas daerah sekaligus mencegah generasi muda kehilangan nilai-nilai budaya di tengah perkembangan zaman.

Polda Papua memastikan dukungan terhadap rangkaian kegiatan Pra FDS hingga puncak Festival Danau Sentani XV Tahun 2026 sebagai bagian dari upaya menciptakan suasana yang aman, tertib dan kondusif bagi seluruh masyarakat.

Melalui sinergi antara Polri, pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama dan masyarakat, Festival Danau Sentani diharapkan dapat menjadi momentum memperkuat persatuan, melestarikan budaya serta mendukung terwujudnya Papua yang aman, damai dan harmonis.(rd)

Share