Tanah Jawara Banten dan Dua Kapolri: Dari Kapolda, Menembus Puncak Polri

Daerah6 Dilihat
banner 468x60

Papua – Provinsi Banten mencatat perjalanan menarik dalam sejarah Kepolisian Negara Republik Indonesia. Dua perwira tinggi yang pernah dipercaya memimpin Polda Banten kemudian menempati posisi tertinggi di tubuh Polri, yakni Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo dan Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto.

Listyo Sigit lebih dahulu dipercaya menjadi Kapolda Banten pada 2016. Saat itu, Polda Banten masih berstatus tipe B sehingga jabatan Kapolda diemban perwira berpangkat brigadir jenderal. Masa tugas tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan karier Listyo sebelum kemudian mendapat promosi ke sejumlah jabatan strategis di lingkungan Polri.

banner 336x280

Pada 2018, Listyo Sigit dipercaya menduduki posisi Kadiv Propam Polri dan pangkatnya meningkat menjadi inspektur jenderal. Kariernya kemudian berlanjut sebagai Kabareskrim Polri sebelum akhirnya ditunjuk menjadi Kapolri pada 2021.

Beberapa tahun kemudian, jejak serupa ditorehkan Suyudi Ario Seto. Ia dipercaya menjadi Kapolda Banten pada 2024 setelah sebelumnya menjabat Wakapolda Metro Jaya. Saat itu, Suyudi berpangkat brigadir jenderal dan kemudian memperoleh kenaikan pangkat menjadi irjen.

Suyudi menjalankan tugas di Banten di tengah berbagai agenda kepolisian, termasuk pengamanan Pilkada serentak serta penguatan sinergi dengan pemerintah daerah, TNI, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan pemuda. Dalam menjalankan tugasnya, ia juga menyampaikan komitmen untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban di wilayah Banten.

Setelah menyelesaikan tugas sebagai Kapolda Banten, perjalanan karier Suyudi berlanjut. Pada 2025, ia dipercaya menjabat Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN). Pangkatnya kemudian meningkat menjadi komisaris jenderal sebelum Presiden Prabowo Subianto mengajukannya sebagai calon tunggal Kapolri kepada DPR RI.

Pada 1 Oktober 2026, Komisi III DPR RI menyetujui Suyudi sebagai calon Kapolri secara aklamasi setelah menjalani uji kelayakan dan kepatutan. Setelah melalui tahapan kenegaraan, Suyudi kemudian dilantik sebagai Kapolri menggantikan Listyo Sigit Prabowo.

Sementara itu, Listyo Sigit setelah tidak lagi menjabat Kapolri mendapat amanah baru sebagai Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Pergantian tersebut menandai berakhirnya masa kepemimpinannya di tubuh Polri sekaligus dimulainya tugas baru di lingkungan pemerintahan.

Kesamaan perjalanan keduanya menjadi catatan tersendiri bagi Banten. Dari memimpin Polda Banten, Listyo Sigit dan Suyudi Ario Seto kemudian sama-sama mencapai posisi pucuk pimpinan Polri dalam periode yang berbeda.

Bagi Banten, perjalanan tersebut menjadi bagian dari catatan sejarah daerah yang dikenal sebagai Tanah Jawara, sekaligus menunjukkan adanya rekam jejak kepemimpinan dari tingkat kewilayahan hingga tingkat nasional.(rd)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *