HUT ke-56 GBI, Gubernur Papua Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan

Daerah13 Dilihat
banner 468x60

Papua – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-56 Gereja Bethel Indonesia (GBI) menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, meningkatkan toleransi, serta mempererat kebersamaan dalam membangun Papua yang damai dan sejahtera. Perayaan tersebut berlangsung di GOR Cenderawasih, Provinsi Papua, Jumat (9/10/2026).

Kegiatan ini dihadiri Gubernur Papua Komjen Pol. (Purn.) Drs. Matius D. Fakhiri, S.I.K., M.H., Auditor Kepolisian Madya TK III Itwasda Polda Papua Kombes Pol. Ramses Sianipar, S.I.K., M.H., serta para tokoh agama dan jemaat yang mengikuti rangkaian perayaan.

banner 336x280

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Papua mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk pemerintah dan gereja, untuk terus memperkuat kerja sama dalam menjaga persatuan serta menciptakan situasi yang aman dan kondusif di Tanah Papua.

“Pembangunan Papua membutuhkan kekuatan kita semua, pemerintah, gereja, dan seluruh komponen masyarakat. Mari kita terus bergandengan tangan, saling mendukung, dan bekerja sama membangun Papua yang damai, aman, dan sejahtera bagi semua anak bangsa,” ujar Gubernur Papua.

Pada kesempatan yang sama, Auditor Kepolisian Madya Tingkat III Itwasda Polda Papua Kombes Pol. Ramses Sianipar, S.I.K., M.H., menekankan pentingnya peran tokoh agama dan lembaga keagamaan dalam memperkuat persaudaraan, toleransi, serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Tanah Papua.

Ia menyampaikan bahwa kebersamaan antara pemerintah, tokoh agama, kepolisian, dan masyarakat merupakan salah satu unsur penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis. Melalui kegiatan keagamaan, nilai-nilai kasih, kepedulian, dan saling menghormati diharapkan semakin tumbuh dalam kehidupan bermasyarakat.

“Melalui momentum perayaan ini, kami berharap gereja terus berperan aktif dalam menanamkan nilai-nilai kasih, toleransi, dan persaudaraan di tengah masyarakat. Mari bersama-sama menjaga kerukunan, memperkuat persatuan, serta menciptakan Papua yang aman, damai, dan harmonis,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh jemaat untuk terus menjaga kebersamaan dan menghormati perbedaan, serta mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif. Dengan demikian, masyarakat dapat menjalankan aktivitas keagamaan maupun kegiatan sehari-hari dengan aman dan nyaman.

Melalui momentum peringatan hari ulang tahun ini, diharapkan semangat pelayanan, persaudaraan, dan toleransi semakin kuat di tengah masyarakat Papua.

Sinergi antara pemerintah, gereja, kepolisian, dan seluruh elemen masyarakat diharapkan terus terpelihara guna mendukung terciptanya Papua yang damai, harmonis, dan sejahtera.(dv)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *