Melalui Dialog RRI, Polda Papua Perkuat Pesan Toleransi dan Persatuan di Tanah Papua

Daerah27 Dilihat
banner 468x60

Papua – Polda Papua mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) guna mewujudkan Tanah Papua yang aman, damai, dan toleran. Ajakan tersebut disampaikan dalam Dialog Interaktif Program “Polisi Menyapa” di Studio LPP RRI Jayapura, Kamis (15/10/2026).

Dialog yang mengangkat tema “Polisi Bersama Masyarakat dalam Menjaga Tanah Papua yang Tetap Aman, Damai, dan Toleran” menghadirkan Dir Binmas Polda Papua Kombes Pol. Erick Kadir Sully, S.I.K., dan Tokoh Pemuda Papua Otniel Deda, dengan dipandu presenter RRI Papua Arul Firmansyah.

banner 336x280

Dalam dialog tersebut, Dir Binmas Polda Papua Kombes Pol. Erick Kadir Sully menegaskan bahwa menjaga keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab Polri, melainkan membutuhkan partisipasi aktif masyarakat. Melalui semangat “Polisi Bersama Masyarakat”, Polri terus memperkuat kemitraan dan komunikasi dengan warga untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

“Polri tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga keamanan. Dibutuhkan dukungan dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat agar berbagai potensi gangguan kamtibmas dapat diantisipasi sejak dini melalui komunikasi, koordinasi, dan kerja sama,” ujar Erick.

Ia menjelaskan, salah satu upaya yang terus diperkuat adalah peran Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak Polri di tengah masyarakat. Dengan dukungan sekitar 900 personel Bhabinkamtibmas, Polda Papua mendorong peningkatan komunikasi dengan tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta pemerintah kampung dan kelurahan.

Selain itu, pendekatan Perpolisian Masyarakat (Polmas), Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM), serta Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling) terus didorong sebagai sarana membangun kepedulian bersama. Melalui pendekatan tersebut, persoalan di tengah masyarakat diharapkan dapat diselesaikan sejak dini melalui musyawarah dan pemecahan masalah sesuai ketentuan yang berlaku.

Tokoh Pemuda Papua Otniel Deda mengapresiasi pendekatan kemitraan yang dibangun Polri.

Menurutnya, keberagaman suku, agama, budaya, dan adat istiadat di Papua membutuhkan komunikasi yang terbuka serta pendekatan humanis yang menghormati nilai-nilai lokal.

“Papua adalah rumah bersama yang harus kita jaga dengan semangat persaudaraan, saling menghormati, dan toleransi. Generasi muda harus mengambil bagian dalam menjaga kedamaian serta membangun hubungan yang baik dengan Polri dan seluruh elemen masyarakat,” ungkap Otniel.

Dalam kesempatan tersebut, kedua narasumber juga menyoroti pentingnya pembinaan generasi muda, khususnya dalam menghadapi persoalan konsumsi minuman keras dan perilaku negatif lainnya.

Penanganan persoalan tersebut dinilai membutuhkan kerja sama antara Polri, pemerintah, keluarga, tokoh masyarakat, dan organisasi kepemudaan melalui pembinaan, pendidikan, kegiatan olahraga, serta pelatihan keterampilan.

Dir Binmas Polda Papua turut menekankan pentingnya sinergi tiga pilar di tingkat kampung dan kelurahan, yakni Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta kepala kampung atau lurah. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat deteksi dini dan membantu penyelesaian persoalan masyarakat secara tepat.

Selain menjaga kamtibmas, Polri juga mendorong kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat melalui kerja sama lintas sektor, termasuk gerakan pangan murah bersama Bulog serta kegiatan ketahanan pangan bersama TNI dan pihak terkait. Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung kesejahteraan masyarakat sekaligus membuka ruang bagi generasi muda untuk terlibat dalam kegiatan produktif.

Melalui program “Polisi Menyapa”, Polda Papua terus membuka ruang komunikasi publik untuk menyampaikan pesan kamtibmas, menyerap aspirasi masyarakat, serta memperkuat kepercayaan antara Polri dan warga.

Polda Papua mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga persatuan, menghormati perbedaan, tidak mudah terprovokasi, serta mengutamakan dialog dalam menyelesaikan persoalan. Dengan sinergi dan kepedulian bersama, situasi Papua yang aman, damai, dan toleran diharapkan dapat terus terjaga demi mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.(rd)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *