Wakapolda Papua Barat Brigjen Pol Dr. Sulastiana Hadiri Pengajian Rutin BKMT Di Masjid Al-Fatah Kampung Sidey, Ajak Masyarakat Perkuat Iman, Kerukunan, Dan Jaga Kamtibmas

Polda39 Dilihat
banner 468x60

Manokwari – Dalam rangka mempererat tali silaturahmi, meningkatkan keimanan dan ketakwaan, serta memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat, Wakapolda Papua Barat Brigjen Pol Dr. Sulastiana, M.Si., CRGP., CHCM., CRPP., menghadiri kegiatan Pengajian Rutin Pengurus Wilayah Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Provinsi Papua Barat, yang berlangsung pada Minggu, (18/10/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua BKMT Provinsi Papua Barat Ibu Hj. Novi Utami Manaray, S.Hum., Dewan Pakar BKMT Bapak Abdullah Manaray, S.T. yang dikenal dengan songkok merah, Ustadz Ali Muhtar, para ibu-ibu pengajian, serta pengurus Masjid Al-Fatah. Kehadiran Wakapolda Papua Barat bersama para tokoh agama dan masyarakat menjadi wujud nyata komitmen Polri dalam mempererat hubungan kemitraan serta membangun komunikasi yang harmonis dengan seluruh elemen masyarakat.

banner 336x280

Pengajian rutin tersebut tidak hanya menjadi sarana untuk meningkatkan pemahaman dan pengamalan ajaran agama, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai persaudaraan, kepedulian sosial, dan toleransi dalam kehidupan bermasyarakat. Melalui kegiatan keagamaan seperti ini, diharapkan masyarakat dapat terus menjaga kebersamaan, mempererat persatuan, serta berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan harmonis di wilayah Papua Barat.

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda Papua Barat Brigjen Pol Dr. Sulastiana menyampaikan arahan agar seluruh jamaah dan masyarakat senantiasa menjadikan nilai-nilai keagamaan sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam lingkungan keluarga maupun dalam kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, keimanan, akhlak yang baik, serta sikap saling menghormati merupakan landasan penting dalam membangun kehidupan sosial yang rukun dan damai.

Wakapolda juga mengajak para tokoh agama, pengurus BKMT, dan seluruh jamaah untuk terus menjadi pelopor dalam menjaga kerukunan umat beragama, memperkuat persatuan, serta menyampaikan pesan-pesan kesejukan kepada masyarakat. Ia menekankan pentingnya menghindari segala bentuk provokasi, tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya, serta bijak dalam menggunakan media sosial agar tidak menimbulkan kesalahpahaman maupun gangguan terhadap situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Lebih lanjut, Wakapolda Papua Barat menegaskan bahwa pemeliharaan keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab Polri, melainkan membutuhkan dukungan dan partisipasi seluruh elemen masyarakat. Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat agar senantiasa menjaga hubungan baik antarsesama, mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan persoalan, serta segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian apabila mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas di lingkungan masing-masing.

Wakapolda juga berharap agar kegiatan pengajian rutin BKMT dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan sebagai sarana pembinaan rohani, penguatan karakter, dan peningkatan kepedulian sosial. Dengan terjalinnya sinergi yang baik antara Polri, tokoh agama, dan masyarakat, diharapkan tercipta suasana kehidupan yang harmonis serta situasi kamtibmas yang tetap aman dan kondusif di Papua Barat.

Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol Trihadi Kuncahyo, A.Md., S.E., menyampaikan bahwa kehadiran Wakapolda Papua Barat dalam kegiatan Pengajian Rutin BKMT merupakan bagian dari upaya Polri untuk semakin mendekatkan diri kepada masyarakat melalui pendekatan humanis, keagamaan, dan sosial kemasyarakatan. Menurutnya, Polri tidak hanya menjalankan tugas dalam menjaga keamanan, tetapi juga berkomitmen membangun komunikasi yang baik, memperkuat kepercayaan publik, serta mendukung berbagai kegiatan positif yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Kabid Humas juga mengajak seluruh masyarakat, khususnya para tokoh agama, pengurus majelis taklim, dan generasi muda, untuk bersama-sama menjaga toleransi, memperkuat persaudaraan, serta tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang berpotensi memecah belah persatuan. Ia menegaskan bahwa sinergi antara Polri dan masyarakat merupakan salah satu kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan sehingga seluruh aktivitas masyarakat dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.

Melalui kegiatan ini, Polda Papua Barat berharap hubungan silaturahmi antara Polri, tokoh agama, dan masyarakat semakin erat serta mampu memperkuat semangat kebersamaan dalam menjaga kerukunan umat beragama dan menciptakan Papua Barat yang aman, damai, dan harmonis.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *