Anev Minggu II, Polda Papua Minta Jajaran Maksimalkan Pengungkapan Kasus pada Operasi Sikat Cartenz II-2026

Daerah32 Dilihat
banner 468x60

Papua – Polda Papua menggelar Analisis dan Evaluasi (Anev) Minggu II Operasi Sikat Cartenz II-2026 di Aula Command Center Polda Papua, Rabu (4/11/2026).

Kegiatan dipimpin Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Papua selaku Kepala Operasi Sikat Cartenz II-2026, Kombes Pol. Parasian Herman Gultom, S.I.K., M.Si., guna mengevaluasi perkembangan pelaksanaan operasi serta mengoptimalkan upaya penegakan hukum di seluruh wilayah jajaran.

banner 336x280

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kabag Binroops selaku Kasetops Operasi Sikat Cartenz II-2026 AKBP Mughoni, S.I.K., Kabag Dalroops selaku Kapusdalops Bahar Tushiba, S.H., serta para Kasatgas dan Kasubsatgas Operasi Sikat Cartenz II-2026.

Dalam arahannya, Kombes Pol. Parasian Herman Gultom menegaskan bahwa seluruh jajaran harus tetap konsisten menjalankan program prioritas Kapolri, termasuk Program 100 Hari Kapolri melalui Quick Clearance dan Operasi Sikat Cartenz II-2026.

Ia juga mengingatkan pentingnya kedisiplinan dalam pelaksanaan tugas, tertib administrasi, serta pelaporan seluruh kegiatan melalui sistem elektronik yang telah ditentukan.

Berdasarkan hasil evaluasi yang dipaparkan Kaanevops Kompol Yulianus Samberi, S.I.K., M.H., pelaksanaan Operasi Sikat Cartenz II-2026 selama dua minggu menunjukkan perkembangan positif.

Seluruh Satgas dan Subsatgas juga telah melaksanakan serta mendokumentasikan kegiatan preemtif, preventif, penegakan hukum, kehumasan, identifikasi, hingga viralisasi kegiatan operasi melalui sistem pelaporan yang tersedia.

Dalam kesempatan tersebut, Ka Ops memberikan perhatian terhadap sejumlah wilayah yang masih menghadapi kendala dalam pelaksanaan operasi. Ia meminta seluruh Polres jajaran meningkatkan upaya pengungkapan kasus, melakukan evaluasi terhadap target yang belum tercapai, serta memaksimalkan sisa waktu pelaksanaan operasi.

Selain itu, Kombes Pol. Parasian Herman Gultom menekankan pentingnya mengevaluasi dampak pelaksanaan operasi terhadap angka kriminalitas, khususnya tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Menurutnya, pelaksanaan operasi tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga harus mampu memberikan dampak nyata terhadap penurunan angka kejahatan di wilayah masing-masing.

“Seluruh jajaran harus memanfaatkan sisa waktu pelaksanaan operasi secara maksimal. Lakukan evaluasi terhadap setiap kendala yang dihadapi dan segera tindak lanjuti dengan langkah-langkah konkret agar pelaksanaan Operasi Sikat Cartenz II-2026 dapat berjalan optimal,” tegas Kombes Pol. Parasian Herman Gultom.

Lebih lanjut, ia mengingatkan seluruh personel agar senantiasa mematuhi ketentuan dan prosedur yang berlaku, mengingat setiap pelaksanaan tugas berada dalam pengawasan internal. Ia juga menekankan pentingnya pengawasan serta tanggung jawab dalam penggunaan dan pengamanan senjata api dinas.

Melalui kegiatan Anev Minggu II ini, Polda Papua berharap seluruh Satgas dan Subsatgas semakin meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas, memperkuat koordinasi, serta mengoptimalkan upaya penegakan hukum guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Papua.(wd)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *