Home Daerah Polda Papua Seleksi Calon Peserta S-1 STIK, Tiga Bintara Jalani Uji Kesamaptaan dan Bela Diri Polri
Daerah

Polda Papua Seleksi Calon Peserta S-1 STIK, Tiga Bintara Jalani Uji Kesamaptaan dan Bela Diri Polri

Share
Share

Papua – Kepolisian Daerah Papua melalui Biro Sumber Daya Manusia (SDM) melaksanakan Uji Kesamaptaan Jasmani dan Bela Diri Polri sebagai bagian dari tahapan Seleksi Program Pendidikan S-1 Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Angkatan ke-1 Sumber Bintara Polri Tahun Anggaran 2026 di Lapangan Rastra Samara SPN Polda Papua, Selasa (18/08/2026).

Sebanyak tiga peserta mengikuti seluruh rangkaian pengujian yang dengan pengisian daftar hadir dan pemeriksaan tekanan darah, kemudian dilanjutkan pemanasan serta sejumlah materi kesamaptaan jasmani yang meliputi lari selama 12 menit, pull up, push up, sit up dan shuttle run, sebelum diakhiri dengan ujian Bela Diri Polri.

Kegiatan dihadiri oleh Kasubbag Seleksi Bagdalpers Biro SDM Polda Papua, Kompol Darwis, S.Sos., M.M., Paurrohjashor Ro SDM Polda Papua Iptu Wahyu Hardian Muharram, S.H., selaku Katim Jasmani, serta panitia jasmani.

Karo SDM Polda Papua, Kombes Pol. Hengky Pramudya, S.I.K., M.Si., mengatakan uji kesamaptaan jasmani dan Bela Diri Polri menjadi salah satu tahapan penting dalam proses seleksi untuk memastikan peserta memiliki kesiapan fisik dan keterampilan dasar kepolisian yang sesuai dengan tuntutan pendidikan di STIK.

“Seleksi ini merupakan proses untuk mendapatkan personel yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga kondisi fisik yang prima, daya tahan yang baik dan keterampilan Bela Diri Polri yang memadai sebagai bagian dari kompetensi dasar anggota Polri,” ucap Karo SDM.

Karo SDM menjelaskan, seluruh proses pengujian dilaksanakan secara objektif dengan mengacu pada standar penilaian yang telah ditetapkan sehingga hasil yang diperoleh dapat menjadi gambaran kemampuan masing-masing peserta secara terukur.

“Kami memastikan seluruh tahapan dilaksanakan secara objektif, transparan dan sesuai ketentuan, sehingga peserta yang nantinya dinyatakan memenuhi syarat benar-benar memiliki kesiapan untuk mengikuti pendidikan S-1 STIK,” ungkapnya.

Menurut Kombes Pol. Hengky, pengembangan pendidikan personel merupakan bagian penting dalam membangun sumber daya manusia Polri yang profesional dan memiliki kompetensi yang semakin baik dalam menghadapi tuntutan tugas.

“Melalui pendidikan lanjutan ini, kami berharap lahir sumber daya manusia Polri yang semakin kompeten, disiplin dan profesional serta mampu mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tuturnya.

Hasil Uji Kesamaptaan Jasmani dan Bela Diri Polri selanjutnya menjadi salah satu komponen penilaian dalam tahapan Seleksi Program Pendidikan S-1 STIK Angkatan ke-1 Sumber Bintara Polri Tahun Anggaran 2026.(rd)

Share