Polda Papua Akan Gelar Ops Sikat Cartenz II Tahun 2026

Daerah48 Dilihat
banner 468x60

Papua – Polda Papua mematangkan kesiapan pelaksanaan Operasi Sikat Cartenz II-2026 melalui rapat kelompok kerja (Pokja) penyusunan rencana operasi yang dilaksanakan secara video conference bersama Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres, Minggu (18/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Zoom Command Center Mapolda Papua, Jalan Dr. Sam Ratulangi Nomor 8, Jayapura, tersebut dipimpin oleh Kabag Binops Biro Operasi Polda Papua, AKBP Mughoni, S.I.K., bersama Kabag Dalops Biro Operasi Polda Papua, AKBP Bahar Tushiba, S.H., M.H. Rapat ini diikuti personel terkait dari Polda Papua serta perwakilan Sat Reskrim Polres jajaran yang akan terlibat dalam pelaksanaan operasi.

banner 336x280

Dalam rapat tersebut, AKBP Mughoni menjelaskan bahwa penyusunan rencana Operasi Sikat Cartenz II-2026 dilakukan dengan mempertimbangkan data gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang masih menjadi perhatian di wilayah hukum Polda Papua.

Berdasarkan data yang dibahas dalam rapat, kasus curanmor masih cukup tinggi, terutama di wilayah hukum Polresta Jayapura Kota.

Ia menegaskan bahwa setiap satuan kewilayahan perlu mempersiapkan target operasi (TO) secara terukur dan sesuai dengan kondisi kriminalitas di wilayah masing-masing.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menyusun strategi penindakan yang terarah terhadap kejahatan 3C, yakni pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

“Operasi Sikat Cartenz II-2026 perlu dipersiapkan dengan baik berdasarkan data kriminalitas yang ada. Kami meminta seluruh Polres jajaran menyiapkan target operasi sesuai karakteristik dan perkembangan kasus di wilayah masing-masing, sehingga pelaksanaan operasi nantinya dapat berjalan terarah dan memberikan hasil yang optimal,” ujar AKBP Mughoni.

Dalam pembahasan tersebut, rapat juga menetapkan alokasi awal target operasi, yakni tiga target baik Polda maupun 6 Polres serta masing-masing satuan diminta segera menyampaikan data target beserta identitas yang diperlukan kepada Biro Operasi Polda Papua.

Selain penyusunan target operasi, kesiapan personel dan dukungan operasional turut menjadi perhatian. Kabag Dalops Biro Operasi Polda Papua, AKBP Bahar Tushiba, S.H., M.H., meminta jajaran mempersiapkan personel serta operator yang bertugas menginput laporan hasil kegiatan ke dalam aplikasi EWS agar pelaporan selama operasi dapat berjalan tertib dan tepat waktu.

Sementara itu, Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Papua, Kompol Dewa Ditya, S.I.K., M.H., menekankan pentingnya kesiapan Kasat Reskrim dan tim operasional di setiap wilayah.

Ia juga mengingatkan agar pelaksanaan operasi tidak hanya berfokus pada target yang telah ditetapkan, tetapi turut mengoptimalkan pengungkapan kasus lain yang belum terselesaikan sesuai ketentuan dan prosedur yang berlaku.

Rapat Pokja tersebut diikuti oleh unsur Biro Operasi, Ditreskrimum, Bidpropam, Bid Humas, Dit Intelkam, serta perwakilan Sat Reskrim Polresta Jayapura Kota. Sementara itu, Sat Reskrim Polres Jayawijaya, Polres Keerom, Polres Jayapura, Polres Biak Numfor, dan Polres Merauke mengikuti kegiatan secara daring.

Melalui rapat ini, Polda Papua berupaya memastikan perencanaan, kesiapan personel, penetapan target, serta mekanisme pelaporan Operasi Sikat Cartenz II-2026 tersusun dengan baik.

Diharapkan, pelaksanaan operasi dapat mendukung upaya penegakan hukum terhadap kejahatan 3C, meningkatkan keamanan masyarakat, serta memelihara situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Papua.(dv)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *